Topi Merah Sebut Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon Diduga Editan, Jahmada Ancam Polisikan
Pengacara Rismon Sianipar, Jahmada Girsang siap melaporkan kreator konten Topi Merah ke polisi usai menyebut ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang diteliti kliennya diduga hasil editan. Jahmada menyebut somasi pertama telah diberikan kepada Topi Merah.
Kini, somasi kedua juga hampir memasuki tenggat waktu sebelum pelaporan akhirnya dilayangkan.
"Pasti dong (pelaporan), itu namanya hierarki legal action," ujar Jahmada dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy Cs: Rekayasa' di iNews, Selasa (5/5/2026).
Dia akan segera berdiskusi dengan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebelum melakukan pelaporan. Menurutnya, aduan tersebut tidak serta-merta akan menjadi laporan polisi.
"Aku diskusi dengan penyidik, SPKT-lah, ini datanya begini, kami kumpulkan datanya cukup banyak, layak gak LP (laporan polisi), belum tentu diterima juga, tapi kalau diterima monggo wae," tutur dia.
Saat ditanya terkait pasal yang akan dilaporkan, Jahmada enggan memerinci. Menurut dia, hal itu merupakan kewenangan penyidik.
"Saya enggak sebut dulu hukumannya, itu penyidik, saya gak menentukan pasal, yang jelas datanya dilaporkan," tutur dia.
Sebelumnya, Topi Merah membongkar kejanggalan ijazah Jokowi yang diteliti Rismon. Topi Merah awalnya mencoba merekonstruksi penelitian Rismon yang disebut-sebut didasarkan dari foto ijazah Jokowi yang diunggah politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi.
Berdasarkan penelitian seperti yang dilakukan Rismon ini, Topi Merah menemukan watermark di ijazah Jokowi justru sudah rusak dan emboss tidak kelihatan. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian Rismon yang watermark-nya kelihatan.
"Harusnya (watermark dan emboss) kelihatan seperti output yang ditampilkan Pak Rismon. Jadi di sini saja hasilnya sudah beda," kata Topi Merah dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy cs: Rekayasa' di iNews, Selasa (5/5/2026).
Dengan hasil ini, Topi Merah berkesimpulan bahwa source atau sumber penelitian Rismon bukan berasal dari foto yang diunggah Dian Sandi.
"Ini source-nya bukan dari Dian Sandi, dan diduga editing," ujar Topi Merah.
Menurutnya, perbedaan hasil penelitian ini janggal. Sementara, katanya, hasil penelitian matematika bisa dipertanggungjawabkan
"Bagaimana bisa source yang sama, dengan proses yang sama, output-nya beda. Saya mempertanyakan itu kepada Pak Rismon," kata Topi Merah
Sumber: inews
Foto: Pengacara Rismon Sianipar, Jahmada Girsang. (Foto: iNews.id)
Topi Merah Sebut Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon Diduga Editan, Jahmada Ancam Polisikan
Reviewed by Admin Akal Sehat
on
Rating:
Reviewed by Admin Akal Sehat
on
Rating:
