Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini
Empat
anggota Brimob ditikam di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa
Tenggara Timur (NTT) setelah acara misa syukur dan pelantikan salah satu
personel Brimob. Insiden itu terjadi di Dusun Waemata, Desa Gorontalo,
Kecamatan Komodo, Kamis (11/6/2026) dini hari.
Empat
anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT mengalami luka tusukan
akibat senjata tajam. Mereka langsung dilarikan ke RS Siloam Labuan Bajo
untuk mendapatkan perawatan medis.
Insiden
ini kini ditangani tim gabungan Propam Polda NTT dan Polisi Militer
Angkatan Darat (POM AD). Tim gabungan dibentuk untuk mengungkap
kronologi lengkap penikaman, motif, serta pihak yang bertanggung jawab
dalam peristiwa tersebut.
Dugaan
keterlibatan oknum TNI dalam insiden ini juga masih didalami. Hingga
Kamis sore, pihak TNI belum memberikan pernyataan resmi terkait
identitas maupun status pihak yang diduga terlibat.
Informasi
yang diperoleh, kejadian bermula setelah sejumlah anggota Brimob
menghadiri misa syukur dan acara pelantikan salah satu personel Brimob
pada Rabu (10/6/2026) malam. Acara tersebut awalnya berlangsung aman
hingga memasuki dini hari.
Wakil
Komandan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal
mengatakan, sekitar pukul 01.00 Wita, empat anggota Brimob hendak
pulang dari lokasi acara. Saat itu, mereka berpapasan dengan tiga orang
yang diduga menjadi pelaku.
Menurut
Antonio, seorang terduga pelaku tiba-tiba menendang Bripda Rivaldo
tanpa alasan yang jelas. Melihat rekannya diserang, anggota Brimob
lainnya berusaha melerai agar situasi tidak berkembang.
"Melihat
rekannya diserang, anggota lainnya berusaha melerai. Namun situasi
justru berkembang menjadi keributan hingga salah satu terduga pelaku
diduga mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penikaman terhadap empat
anggota Brimob," ujar Antonio dikutip dari iNews Flores, Kamis
(11/6/2026).
Akibat penikaman tersebut, empat anggota Brimob mengalami luka. Seluruh korban kemudian dibawa ke RS Siloam Labuan Bajo.
Empat
korban harus menjalani tindakan operasi akibat luka tusukan yang
dialami. Hingga kini, mereka masih dalam perawatan intensif di RS Siloam
Labuan Bajo.
Pantauan
di rumah sakit menunjukkan pengamanan diperketat setelah insiden
tersebut. Satu unit kendaraan taktis milik Brimob juga disiagakan di
area rumah sakit sebagai langkah antisipasi.
Informasi
yang beredar menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum TNI yang
bertugas di Kodim 1630/Manggarai Barat. Namun, dugaan tersebut masih
didalami oleh tim gabungan.
Tim
Propam Polda NTT dan POM AD terus memeriksa untuk memastikan rangkaian
peristiwa secara utuh. Polisi juga mendalami siapa saja pihak yang
terlibat dalam keributan yang berujung penikaman tersebut
Sumber: inews
Foto:
Polisi olah TKP penikaman empat anggota Brimob di Labuan Bajo oleh
diduga anggota TNI setelah acara misa syukur dan pelantikan personel
Brimob. (Foto: ist)
Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini
Reviewed by Admin Akal Sehat
on
Rating:
Reviewed by Admin Akal Sehat
on
Rating:
