Breaking News

KPK Belum Pastikan Sosok Winda Lorenza yang Tewas di Medan Sama dengan Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai


Oposisi Cerdas | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut belum bisa memastikan sosok Winda Lorenza Gowasa yang tewas di Medan adalah saksi yang akan diperiksa dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyidik memang pernah menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang saksi bernama Winda Lorenza Gowasa pada awal April 2026 lalu.

Namun demikian, saksi tersebut tidak hadir sehingga belum ada kepastian mengenai identitasnya.

"Dalam penjadwalan pemeriksaan tersebut yang bersangkutan tidak hadir," ujar Budi kepada wartawan, Rabu 12 Agustus 2026.

"Sehingga untuk itu kita belum bisa memastikan secara persis ya apakah saksi yang dipanggil pada saat itu itu adalah orang yang sama dengan yang dimaksud, karena memang dalam penjadwalan pemeriksaan tersebut yang bersangkutan tidak hadir dan belum ada penjadwalan ulang ataupun konfirmasi atas ketidakhadiran tersebut," imbuhnya.

Budi menyampaikan alasan penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Winda yakni, terkait penelusuran dugaan aliran uang dan aset dalam perkara Bea dan Cukai.

"Pemanggilan oleh penyidik terhadap saksi saudara BL adalah dalam kapasitas untuk didalami pengetahuannya berkaitan dengan dugaan aliran uang ataupun aset-aset yang berkaitan dengan salah satu tersangka pada perkara ini yang dugaannya ada kaitannya ataupun mengalir kepada saudari saksi dimaksud," jelasnya.

Dari BL, penyidik membutuhkan keterangan untuk mengonfirmasi dugaan aliran uang maupun aset yang berkaitan dengan salah satu tersangka.

"Karena memang dalam perkara ini penyidik juga fokus menelusuri dan melacak berkaitan dengan aset-aset yang diduga terkait atau bersumber dari dugaan tindak pidana korupsi suap pada pengurusan Bea dan Cukai," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kematian Winda Lorenza Gowasa secara tidak wajar di kamar mandi rumah mantan mertuanya, Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia, pada Minggu 2 Agustus 2026 mendadak menyita perhatian publik.

Sosok almarhumah diketahui pernah dijadwalkan akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi skandal suap importasi barang PT Blueray Cargo di lingkungan Bea Cukai.

Berdasarkan pemeriksaan medis di RS Bhayangkara Medan, dr. Mistar Ritonga menemukan indikasi luka tembak tempel pada area kepala korban.

Proyektil dilaporkan sempat meretakkan dasar tengkorak. Selain itu, petugas mendapati adanya bekas luka sayat di bagian tangan.

Pihak Polrestabes Medan menduga kuat korban mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api kepunyaan sang mantan suami, Bripka Imansyah Harefa.

Keluarga dan DPR Ragukan Versi Kepolisian

Skenario bunuh diri tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak keluarga.

Ayah korban, Sanalui Gowasa, didampingi tim hukum resmi membuat laporan ke Polda Sumatera Utara karena mendapati adanya kejanggalan fisik berupa lebam di tubuh jenazah.

Gelombang desakan transparansi juga dilayangkan Anggota Komisi XIII DPR RI, Yasonna Laoly.

Mantan Menkumham ini meminta kepolisian segera membentuk Tim Khusus dengan melibat jajaran Puslabfor Polri demi mengusut tuntas misteri ini.

Sorotan senada disampaikan praktisi hukum Fawer Full Fander Sihite.

Ia menyodorkan puluhan pertanyaan krusial terkait keabsahan prosedur autopsi, keberadaan rekaman CCTV, hingga pemeriksaan sidik jari maupun DNA pada objek senjata api.

"Kami tidak mengatakan ini pembunuhan, juga tidak mengatakan ini pasti bunuh diri. Kami hanya meminta seluruh kemungkinan diperiksa sebelum kesimpulan disampaikan," tegas Fawer.

Pihak keluarga kini hanya bisa berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara independen dan obyektif agar penyebab utama kematian Winda bisa terkuak terang benderang.***

Sumber: konteks
Foto: Winda Lorenza Gowasa ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kediaman mantan mertuanya di Medan (Dok. Konteks.co.id)

KPK Belum Pastikan Sosok Winda Lorenza yang Tewas di Medan Sama dengan Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai KPK Belum Pastikan Sosok Winda Lorenza yang Tewas di Medan Sama dengan Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai Reviewed by Admin Akal Sehat on Rating: 5